Informasi Seputar Indonesia

  • Sepakbola /
    19 May 2017

    Kondisi kebugaran Cole terus dipantau pelatih fisik Persib

    Penyerang asing Persib Bandung Carlton Cole mendapatkan perhatian khusus terkait performanya yang masih belum memuaskan. Salah satu yang paling disorot adalah masalah kebugaran eks penggawa West Ham United itu. “Kami pantau terus perkembangannya. Bahkan upaya untuk meningkatkan fisiknya, saya rajin komunikasi dan koordinasi hal tersebut dengan Cole,” ucap Yaya Sunarya, pelatih fisik Persib dikutip laman resmi klub. Yaya pun sudah menyiapkan program khusus bagi penyerang berusia 33 tahun itu. Cole memang menjadi sorotan lantaran belum menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker hingga pekan keenam Liga 1 2017. Tercatat, Cole baru diturunkan dalam tiga laga dan belum mencetak satu gol pun. “Ada sedikit pertimbangan untuk program tambahan buat dia. Saya sesuaikan den
  • Sepakbola /
    26 Apr 2017

    Bhayangkara FC Datangkan Eks Penggawa Timnas Portugal U-20

    Rencananya, marquee player BFC bakal tiba di Jakarta, Rabu ini. Bhayangkara FC (BFC) akhirnya memastikan siapa yang menjadi marquee player mereka di Liga 1 2017. Adalah pemain asal Portugal Paulo Sergio Moreira Goncalves yang direkrut oleh BFC dengan status tersebut. Rencananya, Goncalves bakal tiba di Jakarta, Rabu petang. Yang membuat eks penggawa timnas Portugal U-20 itu bisa berstatus sebagai marquee player adalah, lantaran dia pernah memperkuat klub FC Arauco yang berkompetisi di Primeira Liga (kompetisi kasta tertinggi Portugal) pada musim 2013/14. Hanya saja, sekretaris BFC Rahmad Sumanjaya mengungkapkan, pemain yang terakhir tercatat bermain untuk Brunei DPMM itu harus tetap menjalani proses trial lebih dulu dan pemeriksaan kesehatan sebelum disahkan menjadi bagian tim asuhan Si
  • Tak Berkategori /
    6 Mar 2017

    Ricuh Usai Pertandingan, Begini Tanggapan Panpel Persib

    General Coordinator Panpel Persib, Budhi Bram Rachman menegaskan situasi pascapertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, kondusif. Ia menilai situasi tegang hanya berlangsung spontan saja. Gagalnya Persib lolos ke babak final Piala Presiden 2017 setelah ditaklukkan Pusamania Borneo FC dalam adu penalti sempat membuat bobotoh melampiaskan kekecewaan. Mereka menyalakan flare serta melakukan aksi pelemparan botol ke dalam lapangan. Namun kejadian tersebut hanya berlangsung sekitar lima menit sebelum ditenangkan oleh para pemain Maung Bandung. “Sejauh ini usai pertandingan tertib karena petugas sigap mengurai massa. Alhamdulillah tidak ada kejadian berarti seusai laga,” ucapnya. Disinggung soal skuat PBFC yang diungsikan menggunakan kendar
  • Tak Berkategori /
    21 Dec 2016

    Jangan Hanya Berbicara Soal Pembinaan Pemain

    Harapan kita untuk melihat Boaz dan rengrengan pulang ke tanah air menenteng piala AFF 2016 dengan selamat kandas sudah. Dengan telak Timnas kita dikalahkan oleh pasukan Kiatisuk Senamuang dihadapan publiknya sendiri. Agaknya pencapaian sebagai runner-up tidak spesial-spesial amat mengingat kita sudah pernah meraihnya empat kali beruntun. Namun, ditengah segala karut marut yang tersedia di pesepakbolaan nusantara, dirasa gelar runner-up AFF kelima ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Meski begitu, kemenangan terbesar mereka bukanlah keberhasilan menggapai final. Kemenangan terbesar tim garuda adalah ketika sepakbola melalui Timnas sudah bisa menyatukan kita ditengah permasalahan kebhinekaan yang terjadi akhir-akhir ini. Sebuah hasil tidak pernah mengkhianati prosesnya. Agaknya kalim
  • Sepakbola / Olahraga /
    30 Sep 2016

    PSSI Jangan Lupa Diri

    Entah karma apa yang terjadi di jagat sepakbola nasional kita ini khusunya di Fedrasi Sepkbola Indonesia atau PSSI, yang masih saja berpolemik mengeni persoalan lokasi kongres sehingga membuat hubungan antara PSSI dan Pemerintah yang sudah mencair kembali memanas lagi. Kalau melihat kondisi seperti tentu ada benarnya apa yang dikatakan oleh Mantan Ketum PSSI Djohar Arifin beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa PSSI jangan lupa diri dan harus bisa bekerja sama dengan pemerintah, karena menurut beliau induk olahraga sepak bola itu belum bisa mandiri dan masih menumpang pada pemerintah. Memang seperti yang kita ketahui dari pemberitan, PSSI tmpaknya masih ngotot menggelar kongres pemilihan Ketua Umum PSSI 17 Oktober mendatang di Makassar, sementara pemerintah mengeluarkan rekomendasi pel
  • Sepakbola / Olahraga /
    7 Sep 2016

    Exco PSSI Putuskan Persebaya Main di Divisi Utama

    Kambar gembira berembus untuk Persebaya Surabaya dan pendukung setianya, Bonek. Rapat anggota Komite Eksekutif (Exco) pada Selasa (6/9) malam, memutuskan “Bajul Ijo” diterima kembali sebagai anggota PSSI dan akan mulai berkompetisi di Divisi Utama. Namun, pengesahan baru dilakukan pada Kongres PSSI di Makassar, 17 Oktober mendatang. Rapat Exco juga telah menetapkan pembahasan status Persebaya secara resmi masuk dalam agenda Kongres. “Kami (Komite Eksekutif) putuskan status Persebaya bersama enam klub lainnya diampuni dan diterima kembali sebagai anggota PSSI. Nantinya, mereka akan memulai dari Divisi Utama,” kata anggota Komite Eksekutif, Tonny Aprilani. Sebelumnya, Bonek sempat melakukan gerakan “Geruduk Jakarta” bertepatan dengan Kongres Luar Biasa
  • Sepakbola / Olahraga /
    5 Sep 2016

    Kurniawan Dwi Yulianto Hari Ini Daftar Jadi Ketua PSSI

    Mantan pemain tim nasional Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, tengah menyiapkan seluruh proses administrasi untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Secara resmi ia akan dicalonkan oleh PS Kwarta Medan. “Insya Allah, saya sedang melengkapi syarat-syaratnya,” kata pemain yang akrab dipanggil Kurus. “Siapapun yang mencalonkan, saya mengucapkan terima kasih. Saya bukan ambisi gila jabatan, tapi menginginkan perubahan di tubuh PSSI. Dan saya ingin agar mantan pemain masuk ke dalam federasi, siapapun itu.” Menurut Kurniawan, ia menerima pencalonan dari PS Kwarta karena kesebelasan tersebut tidak memiliki niat politik tertentu. Kurniawan pun mengatakan pada PS Kwarta bahwa dirinya tidak akan menyiapkan uang dalam arena pertarung
  • Sepakbola / Olahraga /
    1 Sep 2016

    Menatap Masa Depan PSSI

    17 Oktober 2016 adalah momentum bagi sepakbola Indonesia untuk bisa menatap masa depan nya, merenda jalan baru untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik. Setelah kegaduhan yang tidak selesai sejak tahun 2010, momentum ini harusnya digunakan oleh semua pihak yang mencintai sepakbola Indonesia untuk menunjukan bahwa Sepakbola Indonesia bisa berubah menjadi lebih baik, bahwa publik yang mencintai sepakbola Indonesia bisa melihat adanya cahaya, adanya harapan akan masa depan sepakbola Indonesia. Harapan-harapan ini akan menjadi sesuatu yang tidak berarti manakala kemudian semua pihak terjebak pada ‘kecantikan’ bungkus dan lupa nilai-nilai esensi sebenarnya yang harus dibangun dari momentum tanggal 17 Oktober 2016 ini. Olehkarena itu ijinkan saya menyampaikan beberapa hal sebagai
  • Sepakbola / Olahraga /
    15 Aug 2016

    Statuta dan Calon Ketua Umum PSSI

    Statuta PSSI pasal 34 poin 4 yang menyebut calon Ketua Umum (Ketum) PSSI wajib telah aktif di sepak bola setidaknya 5 (lima) tahun ternyata masih diperdebatkan. Tak hanya di akar rumput, silang pendapat terkait tafsir pasal 34 diatas juga terjadi di lingkar dalam PSSI. Ada yang menyebut mengharuskan calon Ketum telah aktif di PSSI dalam jangka waktu yang ditentukan. Sebagian lagi menilai, yang dimaksud tak hanya di PSSI, melainkan juga dilingkup sepakbola lain diluar PSSI. Terkait hal ini, Ketua Komite Pemilihan, Agum Gumelar yang diwakili Azwan Karim menyebut, masih menunggu instruksi dari FIFA terkait mekanisme pemilihan Ketum PSSI, termasuk silang pendapat terkait aturan diatas. Setidaknya ada 2 hal yang harus dibenahi (Reformasi) dari PSSI. Selain Statuta pasal 34 poin 4 diatas, pasa
  • Sepakbola /
    10 Aug 2016

    Terjadi Lagi Pengeroyokan Brutal Terhadap Wasit di Sepakbola Indonesia

    Entah apa yang terjadi dengan sepakbola di negri ini, sudah berbagai cara dilakukan dalam usaha mengurangi terjadinya insiden sepak bola, namun masih saja terus terjadi. Sanksi berat pun yang juga sudah diberikan oleh operator PT GTS (Gelora Trisula Semesta) kepada tim-tim atau para pemain yang membuat rusuh dalam satu pertandingan tapi ternyata hal itu juga dirasa masih belum cukup atau belum mampu memberikan efek jera. Aksi kekerasan dan keberutalan para pemain terhadap wasit tetap saja masih terus terjadi. PT GTS sudah beberapa kali memberikan hukuman berat kepada sejumlah para perusuh sepakbola mulai dari supporter, pemain dan bahkan klub sepakbola itu sendiri. Seperti yang sudah dilakukan terhadap The Jakmania dimana mereka dilarang untuk mendukung Persija hingga akhir musim nanti.

Tulisan Terbaru

Recent Coments

Recent Coments