Informasi Seputar Indonesia

  • Pendidikan /
    24 May 2017

    Bahasa Indonesia Penting untuk Dibina

    Pengamat Kebudayaan Prof Wardiman Djojonegoro mengatakan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatuan penting untuk diperkuat dan dibina untuk memupuk rasa persatuan dan sepenanggungan masyarakat Indonesia. “Bahasa Indonesia perlu untuk membangun identitas bersama sebagai satu bangsa yang penuh keragaman dalam bahasa dan budaya,” kata dia saat seminar nasional Kebhinnekaan di Atas Keberagaman di Jakarta. Dia mengatakan dalam situasi sekarang ini, di mana semua orang dapat mengemukakan pendapatnya melalui media sosial sehingga banyak menimbulkan petentangan, bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu penolong untuk menyatukan kembali masyarakatnya. “Memang bahasa tidak menolong banyak, tetapi bahasa dapat mendorong identitas bersama dan kebersamaan sebagai bang
  • Pendidikan /
    24 May 2017

    Siswa SMA Harus Miliki Pengetahuan Soal Ormas

    Merebaknya isu-isu pembubaran ormas Islam, dan panasnya Pilkada DKI Jakarta 2017 terkait kampanye penistaan agama dan aksi damai, membuat masyarakat justru bertambah gundah beberapa waktu lalu. Untuk itu, sekolah-sekolah diharapkan mampu kembali menanamkan nilai kebhinekaan dalam setiap mata pelajaran. Pakar pendidikan, Arief Rachman, mengatakan, semua mata pelajaran di sekolah, terutama pelajaran ilmu sosial, harus memahami kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan. “Kalau dikenalkan saja bahwa ada ormas agama ya tidak apa-apa. Kan bukan berarti mengajak untuk masuk ke dalam ormas itu. Hanya memperkenalkan saja,” jelas dia. Sejauh ini, Arif melihat mata pelajaran di sekolah-sekolah, khususnya tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), tidak ada yang radikal. Kemungkinannya sama se
  • Pendidikan / Opini /
    26 Apr 2017

    Masyarakat Masih Memilih Buku dalam Bentuk Fisik

    Wakil Ketua Bidang Humas, Riset dan Informasi Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Indra Laksana mengatakan masyarakat Indonesia masih lebih banyak memilih buku fisik daripada buku digital atau e-book. “Penjualan e-book masih jauh. Riset yang dilakukan IKAPI pada 2016, rata-rata e-book yang diunduh adalah yang gratis. Kalau harus membeli, masyarakat masih memilih buku fisik,” kata Indra. Indra mengatakan tren buku digital di dunia juga sebenarnya masih rendah. Di Amerika Serikat misalnya, buku digital memang sempat menjadi tren. Namun, masyarakatnya kemudian memilih kembali ke buku fisik. Hal itu, menurut Indra, disebabkan kebiasaan membaca buku yang berbeda dengan membaca berita di koran. Masyarakat bisa lebih nyaman membaca berita di media digital, tetapi ternyata tidak

Tulisan Terbaru

Recent Coments

Recent Coments