Informasi Seputar Indonesia

PN Jakut Tunda Sidang Ahok Selasa 20 Desember 2016

13 Dec 2016 - 11:50 WIB

Sidang kasus penistaan agama yang melibatkan Gubernur Nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditunda hingga Selasa depan, 20 Desember 2016 oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Ahok sendiri telah mengajukan eksepsi atau nota keberatan dakwaan atas kasus yang menjerat dirinya. Dalam nota keberatan itu, Ahok membantah telah menistakan agama dan menuduh ada pihak yang menggunakan Al Maidah Ayat 51 untuk menjatuhkannya di Pilkada Jakarta.

Sidang minggu depan nantinya akan berisi tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap nota keberatan dakwaan yang diajukan Ahok. Hal tersebut setelah JPU meminta waktu satu minggu untuk menyusun tanggapan dari nota keberatan Ahok.

Jaksa Sebut Ahok Bersalah Sampaikan Surah Al Maidah saat Kunjungi Kepulauan Seribu

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bersalah karena menyampaikan Surah Al Maidah Ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu. Hal tersebut disampaikan jaksa ketika membacakan dakwaan‎nya.

“Bahwa meskipun kunjungan tidak ada hubungannya dengan pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta, maka ketika terdakwa memberikan sambutan dengan sengaja memasukkan kalimat yang berkaitan dengan agenda Pemilihan Gubernur DKI dengan mengaitkan Surah Al Maidah Ayat 51,” kata Jaksa Ali di Gedung Eks Pengadilan ‎Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada

Jaksa menilai Ahok juga bersalah lantaran kunjungan itu tidak bertujuan untuk momentum Pilgub DKI. Kendati demikian, sang petahana dengan sengaja menggunakan Surah Al Maidah Ayat 51 dalam pidatonya untuk mencari dukungan dari masyarakat di Kepulauan Seribu.

“Perkataan terdakwa tersebut seolah-olah Al Maidah 51 telah digunakan oleh orang lain untuk membohongi atau membodohi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah,”‎ ujar Jaksa Ali.

Suasana di Depan PN Jakut Sempat Memanas

Suasana di depan Pengadilan Jakarta Utara, tempat berlangsungnya sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sempat memanas. Hal itu karena adanya satu oknum yang bertindak provokasi. Pasalnya ada salah satu pihak yang berada diluar barisan massa aksi.

Pantauan Okezone di lokasi, massa sempat dihebohkan dan berteriak-teriak dengan segelintir oknum yang berada di luar massa aksi.

“Hati…. Hati…. Hati…. Hati provokasi,” teriak salah satu massa di atas mobil komando. Untuk saat ini, situasi sudah berhasil dikendalikan oleh para polisi dan beberapa massa aksi yang menenangkan massa.

Sementara kondisi lalu lintas di sekitar PN Jakut macet akibat adanya sidang perdana kasus tersebut. Untuk jalan hanya diberikan satu ruas pada pengendara yang melintas.


TAGS   umum / peristiwa /


Comment

Tulisan Terbaru

Recent Coments