Informasi Seputar Indonesia

Yamaha Mulai Kucilkan Lorenzo

14 Oct 2016 - 15:41 WIB

Menjelang empat seri terakhir pada ajang MotoGP 2016, ada indikasi kalau Yamaha mulai mengucilkan Jorge Lorenzo. Salah satu indikasinya, adalah membatasi sesi tes bersama Ducati, tim Lorenzo tahun depan, sampai akhir musim berjalan (2016).

Informasi sebelumnya, menyebutkan kalau Yamaha belum resmi memperbolehkan Lorenzo untuk menjajal tunggangan barunya Ducati Desmosedici di Valencia, Spanyol, pada seri terakhir MotoGP 2016. Selain Valencia, sebenarnya ada sesi tes lanjutan di Jerez, juga di Spanyol, November mendatang.

Soal tekanan Yamaha, pebalap the spainard ini mulai angkat bicara.

“Tentu saja saya mau melakukan tes di Jerez, tetapi itu bukan hal yang tergantung pada saya. Untuk saat ini, kelihatannya saya akan tes di Valencia, itupun kalau saya mendapat izin melakukannya. Kelihatannya untuk Jerez, Yamaha tidak begitu tertarik mengizinkan itu,” kata Lorenzo seperti disitat dari crash.net.

Yamaha berhak saja melarang sebab kontrak Lorenzo berlaku mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2016, setelah itu sah jadi milik Ducati.

Tahun ini dua sesi tes untuk musim depan ada pada bulan yang sama (November 2016). Berbeda seperti tahun lalu, tes pertama di Valencia, kemudian baru berlanjut ke Sepang pada Februari selanjutnya. Selama jeda, pebalap juga dilarang berada di sirkuit.

Jasa Lorenzo

Menurut Lorenzo dia berhak dapat izin di Jerez dipandang dari jasanya buat Yamaha. Karir Lorenzo di kelas tertinggi MotoGP dihabiskan untuk Yamaha, catatannyanya menang seri 43 kali dan tiga gelar juara dunia.

Sebelum Lorenzo, Honda pernah melarang Valentino Rossi menjalani tes dengan Yamaha sampai kontraknya habis pada 2003. Setelah itu belum pernah ada pebalap yang dilarang dalam kasus serupa.

Maverick Vinales yang menggantikan Lorenzo di Yamaha sudah mendapatkan izin dari Suzuki buat menjalani tes. Ducati mengizinkan Andrea Iannone tes dengan Suzuki sebelum pindah untuk musim depan.


TAGS   otomotif / motogp /


Tulisan Terbaru

Recent Coments